" Saat Udara Mulai Berpihak"



Kala awan hitam
mendekati dan menyusup ke jiwa,
kala kesesakan dan kepenatan
mengepung di sekelilingku.

Kutemukan secercah cahaya;
angin, udara, dan mentari
melangkah masuk
melalui sebuah lubang kecil.

Angin semilir menyapa,
tersenyum ramah padaku.
Mentari memancarkan sinar,
membiaskan hangat ke sela jiwa.
Udara mengalirkan napas baru,
merayap di sela nadi yang beku.

Keindahan dan kehangatan
dari hatimu...
merasuk dan membasahi tubuh

Comments

Popular posts from this blog

"KATAMU: SAYANG"

FRAGMEN DEBU

"Seperti Ludah yang Kehilangan Rasa"