MAWAR DIANTARA ABU
Tak dihargai, dihina Bahkan dianggap angin lalu Ditertawai, dikhianati Bahkan ditekan sampai menghilang Tunduk Hanya itu aku bisa Menangis, menjerit Tiada yang mendengar Pilu ku Keluh kesahku hanya angin yang menyapa Lalu pergi entah kemana Sakit, tenagaku hilang Dudukpun rasanya sakit sekali Hingga tiba tiba Terulur tangan itu Senyumannya Hangat tangannya Membuat hatiku gemetar Erat Sangat erat aku di genggamnya tanganku Hingga aku yakin Aku masih manusia