"Seperti Ludah yang Kehilangan Rasa"

 

Mereka belajar membuangku

seperti ludah,

yang sudah kehilangan rasa.

 

Aku mengecil pelan-pelan,

hingga suaraku sendiri,

tak mengenali namaku. 

 

Tak ada yang pecah,

Tak ada yang benar-benar luka,

Seseorang hanya berhenti dianggap ada. 

 

Lalu sebuah tangan,

datang tanpa gaduh,

Mengangkatku.

seolah tubuh rapuh,

masih pantas disentuh. 

 

Dan untuk pertama kalinya,

aku tahu:

bahkan barang yang dibuang,

masih bisa gemetar,

ketika diterima.


 

Comments

  1. Bukan dibuang, bahasa halusnya terkadang kita telah kekurangan makna untuk tetap berada di tempat itu, atau mereka berhenti tahu bagaimana caranya memahami.

    ReplyDelete
  2. WOWOWOOWWOOWW BAGUS BGTTTT.. lalu bagaimana dengan rasa yang ia picu, adakah getaran itu dalam sukacita?

    ReplyDelete
  3. Karena barang yang terbuang akan bermanfaat ditangan yang tepat. Dan tidak semua barang yang dibuang itu selamanya buruk, justru ada hal yang masih bisa diperbaiki di dalamnya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

"KATAMU: SAYANG"

FRAGMEN DEBU